Keterbatasan Biaya, Bantu Anak Petani Kopi Ini Wujudkan Mimpi Menuntut Ilmu di Al-Azhar

Keterbatasan Biaya, Bantu Anak Petani Kopi Ini Wujudkan Mimpi Menuntut Ilmu di Al-Azhar

Rp 00% of Rp 50.000.000
DT PeduliDT Peduli

Di usia mudanya, Muhammad Yaziz berjuang melawan ancaman gugurnya cita-cita menuju Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir.

Yaziz telah dinyatakan lulus dan diterima di program Strata-1 (S-1) Jurusan Ushuluddin, Universitas Al-Azhar Kairo. Sebuah kesempatan besar yang selama ini ia perjuangkan. Namun, untuk benar-benar sampai ke sana, Yaziz masih harus menghadapi keterbatasan biaya.

Ia membutuhkan biaya administrasi, pemberkasan, transportasi, hingga akomodasi keberangkatan dari Jambi menuju Kairo.

Yaziz adalah putra seorang buruh tani kopi dengan penghasilan tak menentu. Sementara sang ibu adalah ibu rumah tangga, dan kondisi keluarga yang terbatas juga harus membiayai pendidikan sang adik di pondok pesantren.

Bagi keluarga Yaziz, kesempatan menuju Al-Azhar bukan sekadar tentang keberanian untuk bermimpi, tetapi juga perjuangan untuk mampu melangkah.

Yaziz bukan sekadar mengejar gelar. Berbekal pendidikan pesantren, prestasi, serta keaktifannya mengisi kajian di masjid-masjid, ia menyimpan harapan untuk kembali membawa ilmu dan berdakwah di tengah masyarakat.

Mari bantu Yaziz menjaga mimpinya agar tak berhenti di tengah jalan. Setiap donasi dapat menjadi jalan baginya untuk melangkah menuju Al-Azhar dan kelak menebarkan ilmu yang bermanfaat. 

Ulurkan tangan hari ini, agar cita-cita seorang anak petani kopi untuk menuntut ilmu hingga ke Al-Azhar tidak gugur hanya karena keterbatasan biaya.