Di Usia 74 Tahun, Kakek Zulhatril Berjuang Melawan Ancaman Kebutaan

Di Usia 74 Tahun, Kakek Zulhatril Berjuang Melawan Ancaman Kebutaan

Rp 00% of Rp 50.000.000
DT PeduliDT Peduli

Ada cahaya yang bagi kita begitu biasa, tetapi bagi seseorang di usia senja, mempertahankannya adalah sebuah perjuangan.

Di usia 74 tahun, Kakek Zulhatril harus menghadapi kenyataan bahwa penglihatannya perlahan semakin memudar. Sejak didiagnosis Primary Open-Angle Glaucoma (Glaukoma Sudut Terbuka Primer) pada 2024, pandangan beliau terus mengalami gangguan hingga aktivitas sehari-hari pun semakin terbatas.Kakek Zulhatril merupakan warga Jl. Emprit Raya, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi. Kini, beliau tidak lagi mampu bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup. Bersama sang istri dan cucunya, beliau tinggal menumpang di rumah kerabat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, Kakek Zulhatril mendapat rujukan untuk menjalani penanganan dan tindakan operasi di Bandung Eye Center, Kota Bandung. Sayangnya, perjalanan dari Jambi menuju Bandung bukanlah perkara mudah bagi keluarga. Biaya perjalanan, akomodasi, konsumsi, pendamping, obat-obatan, hingga kebutuhan penunjang medis yang tidak seluruhnya ditanggung BPJS menjadi beban yang sulit dipenuhi.

Di masa senjanya, Kakek Zulhatril tidak meminta kehidupan yang mewah. Beliau hanya ingin tetap bisa melihat wajah orang-orang yang dicintainya. Sebuah keinginan sederhana yang mungkin terasa biasa bagi kita, tetapi begitu berharga bagi beliau. Mari ulurkan bantuan untuk Kakek Zulhatril agar dapat menjalani pengobatan dan mempertahankan penglihatannya. Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi jalan kesembuhan bagi Kakek Zulhatril serta menjadi amal jariyah bagi para donatur.