Tumor Menggerogoti Sang Anak, Diabetes Merenggut Kaki Sang Ayah

Tumor Menggerogoti Sang Anak, Diabetes Merenggut Kaki Sang Ayah

Rp 00% dari Rp 50.000.000
DT PeduliDT Peduli

Di pundak seorang ibu, tersandar harapan suami dan anak yang sama-sama sedang berjuang melawan penyakit. 

Di saat orang lain sibuk mengejar mimpi, Fathurrohman justru harus berjuang melawan Neurofibromatosis Tipe 2, kelainan genetik yang menyebabkan tumor terus tumbuh di jaringan saraf dan menyebar hampir ke seluruh tubuhnya.

Penyakit langka yang dideritanya membuatnya tak lagi mampu bekerja seperti dulu. Puluhan operasi telah dijalani, tetapi harapan untuk sembuh masih terasa begitu jauh.

Belum selesai ujian itu, sang ayah juga harus kehilangan kakinya akibat diabetes dan tidak bisa lagi mencari nafkah.

Kini, semua harapan bertumpu pada Shofiyah, sang ibu. Setiap hari ia bekerja sebagai buruh cuci harian demi menghidupi keluarga dan membiayai pengobatan suami serta anaknya."Selama saya masih kuat, biar saya yang urus semuanya," ucap Shofiyah dengan penuh ketegaran.

Di balik tangan yang kasar karena bekerja, ada hati yang tak pernah lelah menguatkan. Ia terus mengajak suami dan anaknya untuk beribadah, berdoa, dan berharap kepada Allah."Kalau memang waktunya kontrol atau operasi, meski tidak membawa uang sepeser pun, yang penting berangkat dulu. Soal rezeki, saya yakin Allah akan memberi jalan," tambahnya dengan penuh tawakal.

Sahabat Peduli, tak ada yang mampu menghapus semua luka mereka, tetapi kita bisa membantu meringankan bebannya. Semoga Allah SWT menjadikan setiap bantuan yang Sahabat berikan sebagai pemberat amal kebaikan di dunia dan akhirat.